Integrasi Program Mitigasi Becana dan Pencegahan Stunting Sebagai Upaya Meningkatan Ketahanan dan Kesehatan Masyarakat Desa Melatiwangi
Abstract
Desa Melatiwangi, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, menghadapi tantangan berupa potensi bencana serta permasalahan pertumbuhan anak yang memerlukan penguatan kapasitas masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengintegrasikan program mitigasi bencana dan pencegahan stunting sebagai upaya meningkatkan ketahanan dan kesehatan masyarakat Desa Melatiwangi. Kegiatan dilaksanakan melalui dua program utama dalam rangkaian Kuliah Kerja Nyata Universitas Al-Ghifari, yaitu Pelatihan Tanggap Bencana serta Seminar dan Workshop “Pentingnya Menjaga Tumbuh Kembang Anak melalui Pemberian MPASI yang Tepat sebagai Upaya Pencegahan Stunting”. Pelatihan Tanggap Bencana dilaksanakan dengan melibatkan 32 peserta melalui penyampaian materi dan praktik penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), pertolongan pertama, serta evakuasi korban. Kegiatan melibatkan BPBD Kabupaten Bandung, PMI Kabupaten Bandung, dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bandung serta menghasilkan peta evakuasi Desa Melatiwangi sebagai luaran pendukung kesiapsiagaan masyarakat. Program kedua diikuti sebanyak 62 peserta yang dilaksanakan melalui seminar, diskusi, tanya jawab, lalu praktik pembuatan MPASI yang didamping oleh tenaga kesehatan. Data status gizi 77 anak di Desa Melatiwangi menunjukkan adanya permasalahan pertumbuhan berdasarkan indikator antropometri, termasuk kategori pendek dan sangat pendek pada indikator tinggi badan menurut umur. Hasil kegiatan menunjukkan keterlibatan aktif peserta dalam proses edukasi dan praktik serta tersedianya luaran yang mendukung keberlanjutan program. Integrasi kedua program menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan kebencanaan dan kesehatan dapat menjadi strategi dalam memperkuat kapasitas masyarakat secara multidimensional
Downloads
References
Black, R. E., Victora, C. G., Walker, S. P., Bhutta, Z. A., Christian, P., de Onis, M., Ezzati, M., Grantham-McGregor, S., Katz, J., Martorell, R., & Uauy, R. (2013). Maternal and child undernutrition and overweight in low-income and middle-income countries. The Lancet, 382(9890), 427–451. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(13)60937-X
Dewey, K. G., & Adu-Afarwuah, S. (2008). Systematic review of the efficacy and effectiveness of complementary feeding interventions in developing countries. Maternal & Child Nutrition, 4(Suppl. 1), 24–85. https://doi.org/10.1111/j.1740-8709.2007.00124.x
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020 tentang standar antropometri anak. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
UNICEF. (2020). UNICEF conceptual framework on maternal and child nutrition. United Nations Children's Fund.
World Health Organization. (2006). WHO child growth standards: Length/height-for-age, weight-for-age, weight-for-length, weight-for-height and body mass index-for-age. World Health Organization.
World Health Organization. (2023). WHO guideline for complementary feeding of infants and young children 6–23 months of age. World Health Organization. https://doi.org/10.2471/9789240081864
World Health Organization, & UNICEF. (2021). Indicators for assessing infant and young child feeding practices: Definitions and measurement methods. World Health Organization.
Copyright (c) 2026 Muhamad Ridwan Caesar, Akhmad Zakaria, Tina Warlina, Hima Yati Masyaroh, Lutfhy Iman Nur Hakim, Saffanah Azzahra, Elisa Putri Anggraeni, Nurul Alifah, Salman Al- Farosi, Diska Dahlia, Fera Albar, Muhammad Aldi Fadilah, Ali Mutawali

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
.jpg)

